From Tribunnews · · 1m 10s
Jenderal Listyo Dkk Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menyebut ambisi kekuasaan di balik kasus penyadapan Presiden Prabowo.
In brief
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menyebut ambisi kekuasaan di balik kasus penyadapan Presiden Prabowo. Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menyoroti ambisi kekuasaan yang disebut terkait penyadapan komunikasi Presiden Prabowo oleh eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah jenderal polisi lainnya…
Kasus Penyadapan Presiden
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menyebut ambisi kekuasaan terkait kasus penyadapan komunikasi Presiden Prabowo oleh eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah jenderal polisi lainnya.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa dan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan keutuhan bangsa”
Kepala Bakom RI Menyatakan
Syahganda Nainggolan mengajak masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa di tengah kasus dugaan penyadapan komunikasi Presiden.
Ambisi Kekuasaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Syahganda-Nainggolan111111.jpg)
Syahganda Nainggolan menekankan ambisi kekuasaan tidak boleh memicu politik tidak bermoral dan perpecahan bangsa.
Dugaan Penyadapan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindak pidana penyadapan, penghapusan bukti elektronik, dan akses ilegal yang disebut menyasar dirinya.
Kepolisian Terlibat
Penyadapan disebut mengarah ke sejumlah pejabat negara, pimpinan partai politik, hingga tokoh organisasi kemasyarakatan.
Menteri Sekretaris Negara
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden sangat prihatin terhadap dugaan penyadapan yang melibatkan institusi di bawah presiden.
“Beliau sangat prihatin. Institusi yang berada di bawah Presiden, kemudian melakukan upaya sedemikian (penyadapan). Tentunya itu sangat memprihatinkan. Sekali lagi, sangat mengkhawatirkan untuk kepentingan kita semuanya”
What matters most
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menyoroti ambisi kekuasaan yang disebut terkait penyadapan komunikasi Presiden Prabowo oleh eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah jenderal polisi lainnya.


